082133445568
Prosedur Standar Riksa Uji Sistem Hidrolik pada Vibro Roller

Prosedur Standar Riksa Uji Sistem Hidrolik pada Vibro Roller

  • Category: Artikel
  • Date 20-04-2026

Dalam pekerjaan konstruksi jalan, vibro roller merupakan alat berat yang berfungsi untuk melakukan pemadatan tanah, agregat, maupun lapisan aspal agar mencapai tingkat kepadatan sesuai standar. Agar alat dapat bekerja secara optimal dan aman, setiap komponen penting harus berada dalam kondisi layak, terutama sistem hidrolik yang menjadi pusat penggerak berbagai fungsi utama unit. Oleh karena itu, pelaksanaan riksa uji sistem hidrolik pada vibro roller menjadi langkah penting dalam menjamin keselamatan kerja serta kelancaran operasional di lapangan.

Dasar Hukum Pelaksanaan Riksa Uji

Pelaksanaan pemeriksaan dan pengujian alat kerja mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2020 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut. Peraturan ini menegaskan pentingnya memastikan peralatan kerja berada dalam kondisi aman, laik operasi, dan dilakukan pemeriksaan serta pengujian secara berkala oleh tenaga ahli yang berwenang.

Walaupun vibro roller termasuk alat berat konstruksi, prinsip keselamatan kerja, pemeriksaan teknis, dan kelayakan operasional tetap menjadi acuan penting dalam penerapan K3 di lapangan.

Fungsi Sistem Hidrolik pada Vibro Roller

Sistem hidrolik memiliki peran utama dalam mengoperasikan beberapa fungsi penting, antara lain:

  • Menggerakkan unit maju dan mundur

  • Mengendalikan sistem kemudi (steering)

  • Mengaktifkan getaran pada drum roller

  • Mengatur kecepatan gerak alat

  • Mendukung efisiensi dan kestabilan operasi unit

Apabila sistem hidrolik mengalami gangguan, maka kinerja vibro roller akan menurun dan berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan.

Prosedur Standar Riksa Uji Sistem Hidrolik

Pemeriksaan dan pengujian sistem hidrolik umumnya dilakukan melalui beberapa tahapan berikut:

Tahapan

Uraian Pemeriksaan

Pemeriksaan Visual

Mengecek kebocoran oli, kondisi selang, fitting, sambungan, dan kebersihan unit

Pemeriksaan Oli Hidrolik

Memeriksa volume, warna, kualitas, dan kemungkinan kontaminasi

Uji Tekanan Sistem

Mengukur tekanan kerja pompa hidrolik sesuai spesifikasi

Pemeriksaan Komponen

Mengecek pompa, valve, silinder, steering, dan sistem vibrator

Uji Fungsi Operasional

Menjalankan unit untuk memastikan seluruh sistem bekerja normal

Potensi Risiko Jika Sistem Hidrolik Bermasalah

1. Kehilangan Kendali Unit

Gangguan pada sistem steering hidrolik dapat menyebabkan operator kesulitan mengendalikan arah gerak vibro roller. Kondisi ini berbahaya terutama saat bekerja di area sempit atau dekat pekerja lain.

2. Kebocoran Oli Hidrolik

Kebocoran oli dapat menurunkan tekanan sistem sehingga performa alat melemah. Selain itu, permukaan kerja menjadi licin dan meningkatkan risiko kecelakaan.

3. Getaran Drum Tidak Normal

Tekanan hidrolik yang terganggu dapat menyebabkan vibrator bekerja tidak stabil sehingga hasil pemadatan tidak maksimal.

4. Unit Tiba-Tiba Berhenti

Kerusakan pompa atau valve dapat membuat alat kehilangan tenaga secara mendadak dan menghambat pekerjaan proyek.

5. Risiko Kebakaran

Oli hidrolik yang bocor dan terkena panas mesin berpotensi memicu kebakaran jika tidak segera ditangani.

Manfaat Riksa Uji Berkala

Pelaksanaan riksa uji secara berkala memberikan berbagai manfaat, di antaranya:

  • Menjamin keselamatan operator dan pekerja sekitar

  • Mencegah kerusakan besar serta downtime alat

  • Menjaga produktivitas proyek tetap berjalan

  • Memperpanjang umur pakai unit

  • Memastikan alat selalu dalam kondisi layak operasi

Kesimpulan

Sistem hidrolik merupakan komponen vital pada vibro roller yang berpengaruh langsung terhadap kinerja dan keselamatan operasional alat. Melalui prosedur standar riksa uji sistem hidrolik, potensi kerusakan dapat dideteksi lebih awal sehingga risiko kecelakaan dan gangguan proyek dapat dicegah. Dengan mengacu pada Permenaker No. 8 Tahun 2020, perusahaan dapat meningkatkan penerapan K3 serta memastikan alat berat beroperasi secara aman dan efisien.

Share This

Comments