Wire rope merupakan salah satu komponen penting pada berbagai peralatan pengangkatan dan pemindahan beban, seperti crane, hoist, elevator, gondola, dan peralatan lifting lainnya. Karena bekerja menerima beban secara terus-menerus, wire rope dapat mengalami berbagai bentuk kerusakan, baik yang terlihat dari luar maupun kerusakan internal yang sulit diketahui hanya melalui pemeriksaan visual.
Salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk membantu mengetahui kondisi wire rope adalah Wire Rope Tester dengan metode Non-Destructive Testing (NDT) berbasis elektromagnetik, seperti Magnetic Flux Leakage (MFL) atau Electromagnetic (EMAG).
Teknologi ini memungkinkan pemeriksaan kondisi wire rope tanpa harus merusak atau membongkar wire rope tersebut.
Apa Itu Wire Rope Tester?
Wire Rope Tester adalah perangkat pemeriksaan yang digunakan untuk mengevaluasi kondisi wire rope dengan memanfaatkan prinsip elektromagnetik.
Pada metode Magnetic Flux Leakage, wire rope dimagnetisasi menggunakan medan magnet. Apabila terdapat perubahan kondisi atau ketidaksempurnaan pada material wire rope, distribusi medan magnet dapat mengalami perubahan. Perubahan tersebut kemudian ditangkap oleh sensor pada alat dan digunakan sebagai informasi untuk membantu mengidentifikasi indikasi kerusakan.
Dengan demikian, pemeriksaan menggunakan Wire Rope Tester dapat memberikan informasi tambahan yang tidak selalu dapat diperoleh melalui pemeriksaan visual saja.
Kerusakan Apa yang Dapat Dideteksi?
Secara umum, pemeriksaan elektromagnetik pada wire rope dapat membantu mendeteksi atau mengevaluasi beberapa indikasi, antara lain:
1. Wire yang Putus
Putusnya kawat individual pada wire rope merupakan salah satu kondisi yang perlu diperhatikan dalam pemeriksaan.
Jumlah, lokasi, dan pola wire yang putus dapat menjadi bagian penting dalam evaluasi kondisi wire rope sesuai dengan standar atau ketentuan pemeriksaan yang berlaku.
2. Kehilangan Penampang Logam
Kerusakan seperti korosi, abrasi, keausan, atau kerusakan lainnya dapat menyebabkan berkurangnya luas penampang logam pada wire rope.
Kondisi tersebut dikenal sebagai Loss of Metallic Area (LMA). Pemeriksaan elektromagnetik dapat membantu mengidentifikasi perubahan tersebut sehingga pemeriksa dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi material wire rope.
3. Kerusakan Internal
Tidak semua kerusakan dapat terlihat secara langsung dari permukaan wire rope.
Korosi internal, kerusakan antarstrand, atau kondisi tertentu pada bagian dalam wire rope dapat sulit diketahui hanya dengan inspeksi visual. Oleh karena itu, metode NDT elektromagnetik dapat menjadi pemeriksaan pendukung untuk menemukan indikasi yang tidak terlihat dari luar.
4. Perubahan Kondisi Sepanjang Wire Rope
Pemeriksaan menggunakan Wire Rope Tester dapat menghasilkan data sepanjang jalur wire rope yang diperiksa.
Data tersebut dapat digunakan untuk melihat adanya perubahan atau indikasi tertentu pada bagian-bagian wire rope. Hasil pemeriksaan selanjutnya perlu dianalisis oleh personel yang kompeten dengan mempertimbangkan standar, spesifikasi wire rope, riwayat penggunaan, serta hasil pemeriksaan lainnya.
Mengapa Pemeriksaan Wire Rope Tidak Cukup Hanya Secara Visual?
Pemeriksaan visual tetap merupakan bagian penting dalam inspeksi wire rope. Pemeriksa dapat melihat kondisi seperti:
- Wire yang putus
- Korosi
- Deformasi
- Perubahan diameter
- Kink atau tekukan
- Birdcaging
- Keausan
- Kerusakan pada strand
- Kondisi terminasi wire rope
Namun, pemeriksaan visual memiliki keterbatasan karena tidak semua kerusakan dapat terlihat dari permukaan.
Inilah salah satu alasan mengapa metode NDT seperti pemeriksaan elektromagnetik dapat digunakan sebagai pemeriksaan tambahan.
Dengan menggabungkan pemeriksaan visual, pengukuran, dan metode NDT yang sesuai, evaluasi kondisi wire rope dapat dilakukan dengan informasi yang lebih lengkap.
Bagaimana Cara Kerja Wire Rope Tester?
Secara sederhana, proses pemeriksaan elektromagnetik wire rope dapat digambarkan sebagai berikut:
Wire Rope → Dimagnetisasi → Sensor membaca perubahan medan magnet → Data direkam → Data dianalisis → Kondisi wire rope dievaluasi
Alat biasanya ditempatkan atau digerakkan mengikuti jalur wire rope yang akan diperiksa. Selama proses pemeriksaan, sensor membaca respons elektromagnetik dari wire rope.
Apabila terdapat indikasi seperti putusnya wire atau kehilangan penampang logam, pola sinyal yang diterima sensor dapat mengalami perubahan.
Hasil pembacaan kemudian dapat direkam sebagai data inspeksi untuk dianalisis lebih lanjut.
Pemeriksaan NDT Bukan Berarti Wire Rope Otomatis Dinyatakan Aman
Hal penting yang perlu dipahami adalah bahwa hasil Wire Rope Tester tidak boleh diartikan secara sederhana sebagai "aman" atau "tidak aman" hanya berdasarkan satu parameter atau satu grafik.
Interpretasi hasil pemeriksaan perlu mempertimbangkan beberapa faktor, seperti:
- Jenis dan konstruksi wire rope
- Diameter dan spesifikasi wire rope
- Kondisi aktual di lapangan
- Pola penggunaan dan beban kerja
- Riwayat inspeksi
- Hasil pemeriksaan visual
- Hasil pengukuran lainnya
- Standar atau ketentuan yang digunakan
- Kompetensi personel yang melakukan evaluasi
Dengan pendekatan tersebut, data NDT dapat menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan teknis mengenai kondisi wire rope.
Pentingnya Riksa Uji pada Peralatan yang Menggunakan Wire Rope
Wire rope banyak digunakan pada peralatan yang berkaitan dengan pengangkatan dan pemindahan beban. Kerusakan pada komponen tersebut dapat berdampak terhadap keselamatan operasi apabila tidak diketahui dan ditangani dengan tepat.
Karena itu, pemeriksaan kondisi wire rope perlu menjadi bagian dari program keselamatan dan pemeliharaan peralatan.
Di Indonesia, ketentuan mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut antara lain diatur dalam Permenaker No. 8 Tahun 2020. Pelaksanaan pemeriksaan dan pengujian tetap perlu mengacu pada jenis peralatan, persyaratan teknis, serta ketentuan yang berlaku.
Kesimpulan
Kerusakan wire rope tidak selalu terlihat dari luar.
Pemeriksaan visual penting, tetapi pada kondisi tertentu diperlukan metode pemeriksaan tambahan untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi internal dan perubahan penampang logam wire rope.
Wire Rope Tester berbasis elektromagnetik atau Magnetic Flux Leakage (MFL) dapat digunakan sebagai salah satu metode NDT untuk membantu mendeteksi indikasi seperti wire putus dan Loss of Metallic Area (LMA) tanpa merusak wire rope.
Dengan pemeriksaan yang tepat, dokumentasi hasil inspeksi, serta evaluasi oleh personel yang kompeten, kondisi wire rope dapat dipantau dengan lebih menyeluruh sehingga potensi masalah dapat diketahui lebih dini.
Jangan menunggu kerusakan terlihat. Periksa kondisi wire rope sebelum menjadi risiko keselamatan.
Dasar Regulasi
- Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
- Permenaker No. 8 Tahun 2020 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut